Breaking News

Kecelakaan Maut Nyaris Terjadi di Nganjuk, Evakuasi Korban Terjepit Gunakan Alat Hidrolik



EVAKUASI - Tim BPBD tengah berupaya mengevakuasi tubuh sopir dan penumpang yang terjepit kabin mobil Izusu Panther Nopol N 1851 IM usai menabrak truk di Jalan Raya Nganjuk-Madiun, Desa Karangtengah, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (1/8/2026). Proses evakuasi berlangsung dramatis.(by tribunjatim.com)


NGANJUK
– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Nganjuk–Madiun, tepatnya di Desa Karangtengah, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 00.45 WIB. Sebuah mobil Isuzu Panther menabrak truk yang sedang terparkir di tepi jalan hingga menyebabkan bagian depan kendaraan ringsek parah.

Akibat benturan keras tersebut, sopir dan seorang penumpang sempat terjepit di dalam kabin. Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena petugas harus menggunakan peralatan hidrolik untuk membebaskan kedua korban.

Menurut keterangan warga setempat, Aryo (41), mobil Isuzu Panther bernomor polisi N 1851 IM dikemudikan oleh RIM (46), warga Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Di dalam kendaraan juga terdapat seorang penumpang berinisial IRT, warga Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

Mobil tersebut melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Raya Nganjuk–Madiun sebelum akhirnya menghantam truk bernomor polisi DK 8769 DK yang sedang berhenti di tepi jalan.

"Setibanya di lokasi, mobil tiba-tiba tidak terkendali lalu menabrak truk yang sedang parkir. Dugaan sementara sopir mengantuk," ujar Aryo.

Benturan yang sangat keras mengakibatkan bagian depan mobil hancur dan menjepit tubuh sopir maupun penumpang. Kedua korban terdengar mengerang kesakitan sambil meminta petugas segera mengevakuasi mereka.

Evakuasi Berlangsung Dramatis

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk bersama petugas gabungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.

Karena kondisi kabin rusak berat, petugas menggunakan alat hidrolik guna membuka bagian kendaraan yang menghimpit tubuh korban.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu setengah jam sebelum kedua korban berhasil dikeluarkan dari dalam mobil.

Meski mengalami luka-luka akibat benturan, sopir maupun penumpang berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, mengatakan kedua korban telah dievakuasi ke RSUD Nganjuk untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, petugas Satlantas Polres Nganjuk telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Dugaan awal mengarah pada faktor kelelahan atau pengemudi yang mengantuk, namun penyelidikan masih terus dilakukan.(red/lis)

© Copyright 2022 - Berita Kasus